• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Alja Yusnadi
  • Beranda
  • Tentang AY
  • Tentang Situs
  • Daftar Isi
    • CePAY
    • Desa AY
      • BUMDesa
      • Profil Desa
      • Tokoh Desa
    • Feature AY
    • Galery AY
    • Haba AY
    • Jak AY
    • Kolom AY
    • Mata AY
    • Rumeh AY
    • Sahabat AY
    • Wawancara AY
  • Kontak AY
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Tentang AY
  • Tentang Situs
  • Daftar Isi
    • CePAY
    • Desa AY
      • BUMDesa
      • Profil Desa
      • Tokoh Desa
    • Feature AY
    • Galery AY
    • Haba AY
    • Jak AY
    • Kolom AY
    • Mata AY
    • Rumeh AY
    • Sahabat AY
    • Wawancara AY
  • Kontak AY
No Result
View All Result
Alja Yusnadi
No Result
View All Result
Home Kolom AY

Fokus Tiktok

Alja Yusnadi by Alja Yusnadi
Januari 5, 2026
in Kolom AY
0
Fokus Tiktok

Ilustrasi (DepositPhotos)

0
SHARES
27
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Alja Yusnadi

Revolusi media sosial berlangsung dalam waktu yang sangat cepat. Bahkan sangat cepat bila dibanding dengan pergeseran peradaban manusia. Bayangkan, perlu waktu beribu-ribu tahun untuk bergeser dari Nomaden, Neo Litik, Peradaban Kuno, Zaman Klasik, Abad Pertengah, Revolusi Industri, hingga era digital seperti sekarang ini.

Tidak demikian halnya dengan media sosial. Tiktok misalnya, di awal kemunculannya, aplikasi ini identik dengan joget-joget, dan saya memilih untuk tidak menginstalnya, bukan apa-apa, selain sudah tidak lagi muda, saya takut dilihat anak dan dilihat istri. Sekarang, revolusi Tiktok terjadi besar-besaran, Tiktok muncul sebagai media sosial yang paling banyak digunakan, paling friendly. Mulai dari yang ektrem kiri, hingga ektrem kanan ada di situ, bahkan bisa menghasilkan uang.

Saya bukan membicarakan Tiktok, tapi sesuatu yang saya ditemukan di dalamnya.  Kemarin, di saat saya lagi scrolan, muncul seorang anak muda yang sudah kaya raya. Dia menyampaikan kisah Warren Buffett dan Bill Gates dalam sebuah acara talk show. Anda pasti sudah tahu—setidaknya pernah dengar–siapa kedua orang tua itu. Keduanya ditanya oleh pembawa acara, apa kunci sukses, mereka diminta untuk menuliskan kunci sukses itu dalam satu kata. Baik Buffett maupun Gates menulis hal yang sama, yaitu: FOKUS. Saya sengaja menulis dalam hurus kapital, sebagai penanda sesuatu yang penting.

Anak muda itu adalah Andri Hakim. Dia sering muncul di podcast. Di usia muda Andri sudah memiliki kekayaan yang melimpah-ruah, apalagi dibandingkan dengan apa yang baru saya capai. Selain Timothy Ronald, Andri adalah anak muda yang sering muncul di Tiktok saya. Mereka pemain saham. Bayangkan saja, usia di bawah 30 tahun sudah memiliki peternakan uang. Mereka rasional, cara mereka bicara menyentuh akal.

Begitu pentingnya Fokus. Termasuk Andri juga fokus menjalankan usahanya. Ayahnya juga seorang pengusaha. Dia bekerja keras setelah mendengar ucapan ayahnya. Baginya, itu cambukan. Dia fokus pada ucapa ayahnya itu. Bahkan, dia membeli mobil dengan harga 4-5 Milyar rupiah untuk menunjukkan kepada ayahnya, bahwa dia bisa kaya, tanpa melanjutkan usaha warisan. Sekilas kedengaran sombong. Dengan  kesadaran itu membuat Andri tumbuh sebagai anak dengan mental baja.

Fokus itu berarti pusat, titik perhatian. Jika kita fokus pada sesuatu, arahkanlah segala yang kita miliki pada sesuatu itu. Bagi Anda yang masih jomblo misalnya, fokuslah pada target yang ingin Anda tuju. Mungkin, Anda bisa memulainya dengan merumuskan karakter khusus laki-laki atau Perempuan yang ingin Anda tuju. Mungkin, dalam kerangka itu pula mabuk cinta agak rumit untuk dijelaskan, karena terlalu fokus.

Seorang ulama besar pernah memberi nasehat, “apakah Anda kira orang-orang yang terkenal itu berlatih seadanya? Seorang Gitaris belajar memetik gitar selama 4 jam sehari, begitu juga pelari, mereka berlatih dengan teratur, juga demikian dengan perenang, pemain bola. Mereka jadi ahli setelah melewati Latihan yang tidak ringan. Jadilah mereka seperti yang kalian lihat saat ini, betapa piawainya mereka. Begitu juga dengan zikir ini, kalian harus melakukannya dengan rutin, berlatih di bawah  bimbingan guru”

Begitu juga dengan hal-hal lainnya. Tetapkanlah apa yang menjadi perhatian Anda. Pelajarilah metodenya dan segala sesuatu yang berhubungan dengannya.

Fokus itu diperlukan dalam urusan apa saja, mulai dari hal buruk seperti merampok, sampai hal baik seperti mengurus negara, daerah, masyarakat. Demikian pula dengan apa yang sedang terjadi di daerah penghasilan pala. Ada yang mengatakan itu dulu, sekarang sudah mulai berkurang hasil palanya.

Pengelola pemerintah harus fokus pada apa yang ingin dicapai. Secara legal tujuan itu ada di dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah yang tebal nya melebihi bantal tidur itu. Itu dokemen ada isinya bukan pembalut martabak di Peukan Sabtu. Fokus itu juga ada ilmunya.

Berkuasa itu perlu fokus. Menjadi lawan yang berkuasa juga perlu fokus. Menjadi dewan juga perlu fokus. Menjadi pengkritik juga harus fokus. Fokuslah pada apa yang Anda inginkan atau pada apa tugas Anda.

Seperti khatib di mimbar Jumat, yang menghimbau dirinya dan jamaah, saya juga menghimbau diri saya untuk fokus dan para pembaca sekalian. Yang memerintah, fokuslah memerintah, yang mengawasi, fokuslah mengawasi, yang mengkritik fokuslah mengkritik…[Alja Yusnadi]

 

Previous Post

Rehabilitasi Agribisnis Kopi Gayo

Next Post

Reses III, Anggota Dewan Alja Yusnadi Serap Aspirasi Petani Pasieraja

Alja Yusnadi

Alja Yusnadi

Related Posts

Co-alescere
Kolom AY

Co-alescere

Januari 3, 2026
DPRK Aceh Selatan Usul BUMD Ambil Alih Tambang Usai Dihentikan Bupati
Kolom AY

2026

Januari 3, 2026
Kopi Gayo: Jejak Sejarah, Warung Kopi, hingga Identitas Orang Aceh
Desa AY

Kopi Gayo: Jejak Sejarah, Warung Kopi, hingga Identitas Orang Aceh

Juli 10, 2024
Pecco Juara
Kolom AY

Pecco Juara

Juli 10, 2024
Ilustrasi: Pantau.com
Kolom AY

Mendag Goreng Sawit

Juli 10, 2024
Meng-install Kewirausahaan dan Inovasi di Sektor Pertanian
Kolom AY

Meng-install Kewirausahaan dan Inovasi di Sektor Pertanian

Juli 10, 2024
Next Post
Harga Pupuk Diatas HET, Anggota DPRK Minta Pemerintah Daerah Bertindak Tegas

Reses III, Anggota Dewan Alja Yusnadi Serap Aspirasi Petani Pasieraja

Resen Postingan

Ini Laporan Banleg DPRK Terkait Dua Rancangan Qanun Kabupaten Aceh Selatan

Bupati Mirwan Gelar Mutasi, Ini Kata Anggota DPRK Aceh Selatan

Januari 7, 2026
Alja Yusnadi Usul Pelantikan Bupati Sebaiknya 10 Februari dalam Paripurna DPRK

Alja Yusnadi: 100 Hari Pertama, Penting Menyiap Pondasi yang Kokoh Untuk Pembangunan 5 Tahun

Januari 7, 2026
Kunjungi Dapil, Alja Yusnadi Gelar Santunan Anak Yatim

Kunjungi Dapil, Alja Yusnadi Gelar Santunan Anak Yatim

Januari 7, 2026
DPRK Aceh Selatan Bahas Pembentukan Badan Pendapatan Daerah

DPRK Aceh Selatan Bahas Pembentukan Badan Pendapatan Daerah

Januari 7, 2026
Ini Laporan Banleg DPRK Terkait Dua Rancangan Qanun Kabupaten Aceh Selatan

Tok! Qanun RPJMD dan Perumda Tirta Naga Disahkan, Alja Yusnadi : Mari Bersama Kita Kawal Pemerintahan Aceh Selatan

Januari 6, 2026
Alja Yusnadi Gelar Reses I Masa Sidang I Tahun 2025

Alja Yusnadi Gelar Reses I Masa Sidang I Tahun 2025

Januari 6, 2026
Alja Yusnadi

© 2024 Alja Yunadi - Rumah Menulis AY theme by Eza.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Tentang AY
  • Tentang Situs
  • Daftar Isi
    • CePAY
    • Desa AY
      • BUMDesa
      • Profil Desa
      • Tokoh Desa
    • Feature AY
    • Galery AY
    • Haba AY
    • Jak AY
    • Kolom AY
    • Mata AY
    • Rumeh AY
    • Sahabat AY
    • Wawancara AY
  • Kontak AY

© 2024 Alja Yunadi - Rumah Menulis AY theme by Eza.