TAPAKTUAN – Sekretaris Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Selatan, Alja Yusnadi mengecek langsung pelaksanaan bajak sawah gratis (Basaga) di Gampong Baru, Kecamatan Pasieraja, Rabu (28/5/2025).
Dalam tinjauan itu Alja sempat berbincang dengan salah seorang ketua kelompok tani bernama Darmi dan penyuluh, Syahrul.
Alja yang juga merupakan Sekretaris Gerindra Aceh Selatan itu, mengatakan kunjungannya untuk memastikan program Basaga berjalan sesuai ketentuan dan harapan Bupati Mirwan.
“Alhamdulillah program ini telah bisa berjalan dan dinikmati olah petani, walau belum maksimal tapi sentuhan ini kita harapkan bisa memberi dampak kepada ekonomi petani,” kata Alja.
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani, Darmi menyampaikan terimakasih kepada Buapti dan wakil Bupati yang telah meluncurkan program bajak sawah gratis ini.
“Kami terbantu sekali, sebab bisa mengurangi biaya yang kami keluarkan dan ini menjadi semangat bagi kami petani dengan ekonomi lemah,” kata Darmi.
Syahrul yang merupakan penyuluh juga menyampaikan hal hampir senada dengan Darmi, menurutnya program Basaga mendapat sambutan sangat antusias dari masyarakat khususnya petani.
“Sebab dengan adanya bajak sawah gratis ini petani tidak perlu berhutang kesana kamari untuk menggarap sawah mereka,” kata Syahrul.
Ia berharap program Basaga ini bisa terus berlanjut dengan kuota yang lebih besar lagi agar seluruh petani di Aceh Selatan bisa menikmatinya.
“Ini gebrakan yang positif kami yakin jika program ini terus berjalan akan meningkat produksi pertanian masyarakat Aceh Selatan,” pungkasnya.
Sebelumnya program Basaga dilounching oleh Bupati Mirwan pada 13 Mei 2025 lalu dengan target total lahan sebesar 875,53 hektar yang tersebar di delapan kecamatan yakni; Labuhanhaji Timur, Labuhan Haji, Labuhanhaji Barat, Meukek, Samadua, Pasie Raja, Kluet Tengah dan Trumon Tengah.











