• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Alja Yusnadi
  • Beranda
  • Tentang AY
  • Tentang Situs
  • Daftar Isi
    • CePAY
    • Desa AY
      • BUMDesa
      • Profil Desa
      • Tokoh Desa
    • Feature AY
    • Galery AY
    • Haba AY
    • Jak AY
    • Kolom AY
    • Mata AY
    • Rumeh AY
    • Sahabat AY
    • Wawancara AY
  • Kontak AY
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Tentang AY
  • Tentang Situs
  • Daftar Isi
    • CePAY
    • Desa AY
      • BUMDesa
      • Profil Desa
      • Tokoh Desa
    • Feature AY
    • Galery AY
    • Haba AY
    • Jak AY
    • Kolom AY
    • Mata AY
    • Rumeh AY
    • Sahabat AY
    • Wawancara AY
  • Kontak AY
No Result
View All Result
Alja Yusnadi
No Result
View All Result
Home Haba AY

Tak Penuhi Kewajiban Plasma 30 Persen, Pansus DPRK Aceh Selatan: Kalau tak Mampu Lebih Baik Berhenti

Alja Yusnadi by Alja Yusnadi
Januari 24, 2026
in Haba AY
0
Tak Penuhi Kewajiban Plasma 30 Persen, Pansus DPRK Aceh Selatan: Kalau tak Mampu Lebih Baik Berhenti
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SERAMBINEWS.COM,TAPAKTUAN – Ketua Panitia Khusus (Pansus) Perkebunan DPRK Aceh Selatan, Alja Yusnadi, menegaskan bahwa PT Asdal Prima Lestari telah mengangkangi Keputusan Gubernur Aceh Nomor 525/BP2T/4966/2011 tentang Surat Pendaftaran Usaha Perkebunan (SPUP).

Alja Yusnadi menyebutkan, salah satu poin penting dalam keputusan gubernur yang ditandatangani Gubernur Aceh saat itu, Irwandi Yusuf, mewajibkan perusahaan membangun kebun plasma atau kemitraan dengan petani sekitar minimal 30 persen dari total areal yang diusahakan.

“Dalam surat keputusan Gubernur Aceh itu disebutkan PT Asdal wajib membangun kebun plasma 30 persen. Tapi faktanya, jangankan membangun, justru perusahaan menyangkal kewajiban tersebut dengan alasan tidak wajib membangun plasma,” ujar Alja Yusnadi, Sabtu (24/1/2026).

Sekretaris Komisi II DPRK Aceh Selatan yang juga Ketua KHTI Aceh Selatan itu menyayangkan sikap perusahaan yang dinilainya tidak jujur dan tidak berjiwa besar dalam menjalankan tanggung jawab sosialnya.

“PT Asdal jangan banyak kali berbohonglah. Berjiwa besar saja. Kalau tidak mampu menjalankan tanggung jawab, lebih baik berhenti mengelola kebun sawit,” tegasnya.

Tanggung Jawan Sosial Perusahaan

Lebih lanjut, Alja menjelaskan bahwa selama hampir 40 tahun beroperasi di Aceh Selatan, mulai dari era Hak Pengusahaan Hutan (HPH) hingga berstatus Hak Guna Usaha (HGU), kehadiran PT Asdal dinilai tidak memberikan kontribusi positif yang signifikan bagi daerah maupun masyarakat sekitar.

“Kenapa kita fokus pada tanggung jawab perusahaan terhadap masyarakat? Karena tanpa plasma dan CSR, perusahaan perkebunan itu praktis tidak memberi manfaat apa pun. Tidak ada pajak daerah yang signifikan, tidak ada retribusi, dan tidak ada dampak langsung bagi masyarakat,” jelas kandidat doktor IPB University tersebut.

Menurut Alja, keberadaan program CSR dan kebun plasma menjadi indikator penting kebermanfaatan perusahaan perkebunan bagi daerah.

Ia juga menyoroti kewajiban perusahaan sawit untuk memiliki sertifikat Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO).

Salah satu syarat utama dalam standar keberlanjutan tersebut adalah keamanan sosial dan lingkungan, yang tercermin dari pelaksanaan CSR dan pembangunan kebun plasma.

“Kalau CSR dan plasma tidak beres, maka aspek keberlanjutan tidak terpenuhi. Sawit yang dihasilkan tidak memenuhi syarat ISPO dan pada akhirnya tidak bisa dipasarkan,” ungkapnya.

Di akhir pernyataannya, Alja Yusnadi meminta dukungan penuh dari masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan agar kerja Pansus Perkebunan DPRK Aceh Selatan berjalan optimal.

“Kami mohon dukungan, masukan, dan saran dari masyarakat serta stakeholder perkebunan. Pansus bekerja sesuai dengan kewenangan yang diberikan undang-undang,” pungkasnya.(*)

Sumber : https://aceh.tribunnews.com/nanggroe/1008529/tak-penuhi-kewajiban-plasma-30-persen-pansus-dprk-aceh-selatan-kalau-tak-mampu-lebih-baik-berhenti

Previous Post

Pansus DPRK Aceh Selatan: PT Asdal Langgar SK Gubernur soal Plasma 30%

Next Post

PT Asdal Dinilai “Kibuli” Warga, Kangkangi Keputusan Gubernur Aceh Tidak Kewajiban Plasma

Alja Yusnadi

Alja Yusnadi

Related Posts

Pansus DPRK Aceh Selatan: Empat Dekade Beroperasi, PT Asdal Dituding Langgar Perintah Gubernur dan Abaikan Rakyat
Haba AY

PT Asdal Dinilai “Kibuli” Warga, Kangkangi Keputusan Gubernur Aceh Tidak Kewajiban Plasma

Januari 24, 2026
Pansus DPRK Aceh Selatan: Empat Dekade Beroperasi, PT Asdal Dituding Langgar Perintah Gubernur dan Abaikan Rakyat
Haba AY

Pansus DPRK Aceh Selatan: Empat Dekade Beroperasi, PT Asdal Dituding Langgar Perintah Gubernur dan Abaikan Rakyat

Januari 24, 2026
Ketua Pansus DPRK Aceh Selatan : PT Asdal Kangkangi Keputusan Gubernur Aceh
Haba AY

Ketua Pansus DPRK Aceh Selatan : PT Asdal Kangkangi Keputusan Gubernur Aceh

Januari 24, 2026
Anggota DPRK Minta Bupati Segera Evaluasi Dinas Dayah,UPTD dan MUQ Aceh Selatan
Haba AY

Ketua Pansus DPRK Aceh Selatan : PT Asdal Kangkangi Keputusan Gubernur Aceh

Januari 24, 2026
APKASINDO Aceh Selatan Apresiasi Pansus DPRK, Dorong Pengawasan Menyeluruh Seluruh Perusahaan Sawit
Haba AY

APKASINDO Aceh Selatan Apresiasi Pansus DPRK, Dorong Pengawasan Menyeluruh Seluruh Perusahaan Sawit

Januari 19, 2026
Beroperasi Sejak 1986, PT Asdal Diduga Abaikan Plasma, DPRK Aceh Selatan Minta HGU Dievaluasi
Haba AY

Beroperasi Sejak 1986, PT Asdal Diduga Abaikan Plasma, DPRK Aceh Selatan Minta HGU Dievaluasi

Januari 19, 2026
Next Post
Pansus DPRK Aceh Selatan: Empat Dekade Beroperasi, PT Asdal Dituding Langgar Perintah Gubernur dan Abaikan Rakyat

PT Asdal Dinilai “Kibuli” Warga, Kangkangi Keputusan Gubernur Aceh Tidak Kewajiban Plasma

Resen Postingan

Pansus DPRK Aceh Selatan: Empat Dekade Beroperasi, PT Asdal Dituding Langgar Perintah Gubernur dan Abaikan Rakyat

PT Asdal Dinilai “Kibuli” Warga, Kangkangi Keputusan Gubernur Aceh Tidak Kewajiban Plasma

Januari 24, 2026
Tak Penuhi Kewajiban Plasma 30 Persen, Pansus DPRK Aceh Selatan: Kalau tak Mampu Lebih Baik Berhenti

Tak Penuhi Kewajiban Plasma 30 Persen, Pansus DPRK Aceh Selatan: Kalau tak Mampu Lebih Baik Berhenti

Januari 24, 2026
Ketua Pansus DPRK Aceh Selatan : PT Asdal Kangkangi Keputusan Gubernur Aceh

Pansus DPRK Aceh Selatan: PT Asdal Langgar SK Gubernur soal Plasma 30%

Januari 24, 2026
Ketua Pansus DPRK Aceh Selatan : PT Asdal Kangkangi Keputusan Gubernur Aceh

Ketua Pansus DPRK Aceh Selatan Tuding : PT Asdal Kangkangi Keputusan Gubernur Aceh

Januari 24, 2026
Pansus DPRK Aceh Selatan: Empat Dekade Beroperasi, PT Asdal Dituding Langgar Perintah Gubernur dan Abaikan Rakyat

Pansus DPRK Aceh Selatan: Empat Dekade Beroperasi, PT Asdal Dituding Langgar Perintah Gubernur dan Abaikan Rakyat

Januari 24, 2026
Ketua Pansus DPRK Aceh Selatan : PT Asdal Kangkangi Keputusan Gubernur Aceh

Ketua Pansus DPRK Aceh Selatan : PT Asdal Kangkangi Keputusan Gubernur Aceh

Januari 24, 2026
Alja Yusnadi

© 2024 Alja Yunadi - Rumah Menulis AY theme by Eza.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Tentang AY
  • Tentang Situs
  • Daftar Isi
    • CePAY
    • Desa AY
      • BUMDesa
      • Profil Desa
      • Tokoh Desa
    • Feature AY
    • Galery AY
    • Haba AY
    • Jak AY
    • Kolom AY
    • Mata AY
    • Rumeh AY
    • Sahabat AY
    • Wawancara AY
  • Kontak AY

© 2024 Alja Yunadi - Rumah Menulis AY theme by Eza.